Kenali Modus Penipuan Pinjaman Online Palsu


Adolesensi - Seiring perkembangan teknologi yang kian pesat maka sudah bukan hal yang mengherankan jika semua hal bisa dilakukan dengan cara online. Bukan hanya jual beli saja namun juga sudah merambah ke dunia kredit. Sekarang ini telah banyak sekali situs lembaga pembiayaan yang bisa di akses dengan sangat mudah. Salah satunya adalah https://tunaiku.com yang merupakan produk dari Bank Amar Indonesia. 

Perkembangan situs peminjaman online yang resmi tentu akan di imbangi dengan mereka yang tidak resmi atau bisa disebut juga palsu. Ya hal ini memang karena adanya peluang pasar yang mungkin untuk mereka masuki. Semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat tentu akan langsung berdampak pada bagaimana menemukan cara untuk bisa mencukupi kebutuhan tersebut. Ya salah satunya adalah dengan melakukan kredit. Itulah mengapa tak sedikit oknum yang memanfaatkan momen untuk bisa mendulang keuntungan. 

Pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat tentu menjadi idola baru di kalangan masyarakat saat ini. Namun sayangnya fenomena ini membuat rasa kehati-hatian menjadi berkurang, tindakan ini tentunya akan sangat merugikan bagi anda bukan ? karena jika salah sedikit saja andalah yang akan membayarnya. Nah agar anda tidak menjadi salah satu korban penipuan yang berkedok pinjaman tunai online maka tak ada salahnya untuk mempelajari modus-modus yang biasanya digunakan pelaku. Berikut ini adalah daftarnya:

1. Cara penawaran
Umumnya pelaku penipuan akan melakukan penawaran  pinjaman online tanpa jaminan melalui nomor telepon atau alamat email pribadi namun mengatasnamakan bank atau lembaga tertentu. Untuk itulah perlu berhati-hati ketika menerima tawaran baik yang menghubungi via telepon, SMS , dan juga email. Pastikan untuk mengecek kebenarannya terlebih dahulu agar bisa terhindar, dan sebaiknya memilih situs yang memang telah terpercaya seperti https://tunaiku.com. 

2. Penarikan uang muka
Modus selanjutnya yang biasanya digunakan untuk menipu korban adalah dengan meminta uang muka terlebih dahulu. Biasanya mereka akan mengatakan bahwa uang tersebut sebagai biaya administrasi yang harus dibayar di awal. Jika anda menemukan kreditur yang seperti ini maka segera tolak. Mekanisme pinjaman dana secara online umumnya tidak menggunakan cara tersebut atau bisa dibilang tanpa perlu ada biaya di muka. 

3. Tidak peduli sejarah kredit nasabah
Pelaku tindak penipuan biasanya memang menawarkan kredit dengan semudah mungkin, seperti dengan tidak memperhatikan sejarah kredit. Padahal jika ia merupakan lemabaga yang resmi tidak mungkin melewatkan poin yang satu ini. 

Idealnya adalah seperti ini, jika seseorang memiliki sejarah kredit yang buruk maka jika mengajukan pinjaman ke lembaga resmi maka akan sedikit sulit. Jadi jika ada yang menawarkan dan dengan mudah mengabulkan permintaan anda patut untuk waspada.

4. Pemaksaan
Kreditur lembaga yang palsu biasanya memang memiliki sifat cenderung untuk memaksa. Pemaksaan itu biasanya dilakukan dengan cara seperti meneror. Mereka akan terus menerus menghubungi debitur. 

5. Meminta informasi
Ketika ada seorang kreditur yang meminta informasi baik itu tentang kartu kredit, ATM , bahkan nomor PIN maka sudah pasti ia seorang penipu. Semua informasi tersebut merupakan informasi rahasia jadi tidak mungkin lembaga resmi memintanya apalagi PIN yang sangat-sangat rahasia. 

Menyadari banyaknya penipuan yang berkedok pada pinjaman online maka anda harus di tuntut menjadi seorang yang selektif. Pastikan anda memahami dengan baik sebelum melakukan pinjaman, pilihlah yang telah terdaftar di OJK seperti https://tunaiku.com. Dengan terdaftar di OJK maka sudah pasti lembaga peminjaman resmi sehingga aman digunakan.


EmoticonEmoticon