Berita Politik : SBY Siap Memenangkan Pasangan Prabowo-Sandi


Berita politik (S) kali ini adalah terkait dengan kedekatan intens antara pasangan Prabowo-Sandi dengan mantan orang nomor satu Indonesia yang banyak diidolakan masyarakat Indonesia, yakni Susilo Bambang Yudhoyono atau lebih dikenal dengan SBY. Terbukti dari beberapa berita politik tentang SBY dan Paslon nomor dua, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang tidak kalah booming.

Seperti yang kita ketahui bersama dari informasi media tentang undangan SBY untuk Paslon Capres-cawapres Prabowo-Sandi untuk diajak sharing bersama. Akan ada banyak petinggi negara yang hadir. Prabowo-Sandi akan dibekali oleh para petinggi negara tersebut tentang pemerintahan. Salah satunya adalah dengan melakukan review tentang pemerintahan presiden yang sekarang ini sedang menjabat, yakni masa pemerintahan presiden Joko Widodo.

Para petinggi yang hadir adalah para mantan menteri yang pernah menjabat di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Mereka adalah Sudirman Said, mantan Menteri Energi dan sumber Daya Mineral; Ferry Mulsyidan Baldan, mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang; serta Tedjo Edy Purdjianto, mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan. Para menteri tersebut akan membuat ruang sharing seluas-luasnya dengan Prabowo-Sandi agar lebih mengetahui  secara detail  tentang gambaran pemerintahan Indonesia.

Dukungan SBY terhadap Paslon capres-cawapres nomor dua ini sudah ditunjukkan dengan terdaftarnya Partai Demokrat menjadi partai koalisi Partai Gerindra, partainya Prabowo Subianto. Beruntungnya pasangan ini mendapatkan dukungan penuh dari SBY, karena pengaruh SBY yang masih sangat kuat di mata bangsa Indonesia.

Setiap kali ada berita politik tentang SBY, sejak masa pemerintahan dulu sampai sekarang selalu menyita perhatian publik. Masyarakat sangat bersimpati dengan SBY karena masa pemerintahan SBY yang memang gemilang. Di mana sikap tegas SBY sangat melekat pada kepribadiannya, sehingga karakternya sebagai pemimpin negara yang berwibawa sangat menyedot perhatian rakyat.

Bukan hanya itu saja, setiap kali ada masalah yang terjadi di negara Indonesia, walaupun sudah tidak menjabat sebagai presiden Indonesia, SBY masih aktif berperan dalam memberikan ide-idenya untuk pemerintah. Pemikiran dan pengalaman SBY yang berkualitas sangat lengkap komposisinya dalam membangun image SBY sebagai pemimpin idaman.

Bahkan pada saat beliau sudah menjadi presiden Indonesia selama dua periode, dan diakhir masa jabatannya, masyarakat masih tidak rela melepaskan SBY. Masyarakat masih ingin dipimpin oleh SBY. Untuk itulah dukungan moril SBY terhadap Paslon capres-cawapres 2019, Prabowo-Sandi memberikan nilai plus dalam perjalanan kampanye Paslon nomor dua ini.

Dalam berita politik (S) pilpres 2019 yang terbaru pun juga menyebutkan bahwa tujuan SBY mengundang Prabowo-Sandi untuk membicarakan Debat Presiden yang akan datang. Di mana debat akan dilakukan sebanyak 4 kali. Untuk yang akan datang ini adalah debat sesi pertama. Pelaksanaannya adalah pada tanggal 17 Januari 2019.

SBY sendiri sudah sangat berpengalaman dalam debat presiden, karena sudah dua kali dilakukan selama masa pencalonannya. Bahkan dalam sekali pencalonannya, masyarakat sudah menjatuhkan pilihan kepadanya. Berbeda dengan Prabowo Subianto yang sudah dua kali menjadi capres namun gagal. Ini adalah debat presiden ketiga kali yang dilaluinya. Dengan alasan itulah, SBY berniat untuk memberikan bekal kepada Paslon nomer dua ini.

SBY pun sama dengan Prabowo, berangkat dari bidang militer. Semua hal tentang pertahanan negara sudah paham. Bagaimana menjaga keutuhan NKRI pun juga bukan hal yang baru bagi Prabowo. Ditambah lagi di bidang pemerintahan lainnya, Prabowo akan mendapatkan ilmu dari beberapa menteri yang di undang SBY.

Peran SBY dalam mendukung Prabowo pun sangat kentara. SBY ingin memunculkan citra pemimpin berkualitas pada calon presiden Indonesia agar bisa membawa Indonesia lebih maju. Itulah inti dari berita politik tentang SBY dan Prabowo-Sandi.


EmoticonEmoticon