Sukanto Tanoto Memilih Melangkah Sukses di Industri Kehutanan di Indonesia


Adolesensi - Pebisnis Sukanto Tanoto bisa mendapatkan kesuksesan yang luar biasa sebab satu hal. Sama seperti pebisnis yang lainnya yang sudah berhasil, Sukanto Tanoto juga memilih untuk bisa melangkah lebih maju agar mendapatkan kesuksesan. Perlu untuk kita tahu bersama, bahwa di dunia bisnis, khususnya bisnis sumber daya, Sukanto merupakan nama besar. Pendiri dan pemimpin Royal Golden Eagle (RGE) tersebut lebih dikenal sebagai sosok pebisnis yang sukses. Alasannya tak lain adalah karena ia bisa kembangkan RGE jadi sebuah korporasi kelas internasional. Padahal, sebelumnya perusahaan ini hanya bisnis skala lokal saja. 

Sekadar informasi saja, Sukanto Tanoto ini lahir pada tahun 1949 dan sama sekali tidak memiliki modal besar untuk memulai bisnis. Kesulitan hidup yang dialaminya tak lantas membuatnya berputus asa, bahkan yang demikian tersebut menjadi berkah baginya. Terjun di dunia bisnis sebelum usianya menginjak 18 tahun menjadikan Sukanto punya insting bisnis yang tinggi. Tidak heran ia justru semakin bersemangat untuk jalankan bisnis. Sukanto Tanoto memang terus berupaya keras untuk mencari bisnis sendiri baginya. Peluang pada akhirnya muncul saat ia mendapatkan tawaran untuk jalankan bisnis general contractor dan supplier dalam bidang perminyakan. 

Meskipun ia tidak memiliki pengalaman sama sekali, tetapi Sukanto tetap memegang prinsip lebih baik melangkah satu langkah daripada harus diam sama sekali. Sukanto percaya bahwa kesuksesan hanya hadir saat satu langkah telah diambilnya, tanpa hal tersebut maka keberhasilan tak akan pernah datang menghampiri. 

Sukanto Tanoto Memilih Melangkah Sukses di Industri Kehutanan di Indonesia
Berbagai jenis pekerjaan memang nyaris tidak dikuasai Sukanto Tanoto sebelumnya, akan tetapi ia mau belajar. Sukanto Tanoto rajin mencari tahu tentang bagaimana cara melakukan pekerjaan tersebut dengan baik. Akibatnya perusahaan yang didirikannya mampu jalankan berbagai macam proyek dengan sukses. Itu juga yang pada akhirnya membuat Sukanto mengakui bahwasannya bisnis ini jadi sekolah teknik baginya di dunia bisnis. Di tahun 1967, ia mendirikan Royal Golden Eagle yang awalnya hadir dengan nama Raja Garuda Mas. Perusahaannya tersebut mulai menerjuni bisnis dalam bidang sumber daya. 

Kala itu bidang industri pertama yang Sukanto Tanoto jalani adalah pembuatan kayu lapis. Ia tidak memiliki pengalaman sama sekali di dunia bisnis ini. Akan tetapi Sukanto merasa gerah sebab Indonesia cukup kesulitan dalam mendapatkan kayu lapis. Padahal di Indonesia terbilang cukup mudah sekali untuk bisa menumbuhkan pohon yang hasilkan kayu sebagai bahan bakunya. Ini yang pada akhirnya membuat tekadnya bulat untuk buat pabrik kayu lapis. Kebetulan kala itu pemerintah Indonesia akan melarang ekspor kayu gelondongan. Sehingga ia semakin bersemangat lagi untuk jalankan bisnis di industri kehutanan tersebut. 

Royal Golden Eagle saat ini bahkan sudah menekuni berbagai macam bidang bisnis yang berbeda. Mereka tercatat sudah punya anak – anak perusahaan di industri kehutanan, seperti kelapa sawit, selulosa spesial, viscose fibre, pulp and paper, dan minyak serta gas. Hal tersebut pastinya tidak akan pernah bisa tercapai apabila Sukanto Tanoto berhenti melangkah untuk tekuni satu bidang bisnis saja. Reputasi sebagai perintis industri kehutanan di Indonesia membuktikannya. Di beberapa bidang industri Sukanto Tanoto tercatat sebagai pionir di Indonesia. Yang mana kala itu ia berani menerjuninya, padahal ada banyak cibiran dan keraguan dari pihak lain yang mengiringi. Tetapi Sukanto Tanoto justru senang saat ada pihak yang menantang idenya.

Konsep Kantor Bagus Dengan Sentuhan Yang Unik


Industri start-up di Indonesia semakin maju, sudah ada banyak kantor-kantor dengan desain modern yang pastinya juga menggunakan modern furniture namun dengan sentuhan yang unik. Hiasan warna-warni yang membuat suasana kantor lebih hidup daripada kantor pada umumnya. Tak heran bentuk-bentuk meja, kursi dan berbagai hiasan lainnya memiliki bentuk  yang beraneka ragam. 

Furniture-furniture seperti itu bisa anda dapatkan dengan mudah di enduro furniture. Dengan menggunakan furniture dari enduro, ruangan kerja anda akan menjadi lebih menarik namun tetap fungsional. Bekerja menjadi lebih semangat, tidak mudah bosan dan pastinya tidak ingin cepat-cepat pulang. Setiap sudut kantor bisa menjadi spot foto yang instagramable, siapa yang tidak mau punya kantor seperti itu.

Akan tetapi untuk menciptakan ruang kerja dengan konsep modern dan colorful, anda harus memahami konsep perusahaan dan visi misi perusahaan itu sendiri. Dengan begitu konsep kantor tidak akan melenceng dari perusahaan itu sendiri. Jangan sampai perusahaan memiliki logo dengan dominan warna biru, namun anda membuat desain ruangan kantor dengan warna hijau. Tentunya hal seperti itu menjadi kurang cocok.

Selain itu ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum membeli office furniture untuk mengisi ruangan kantor anda. 

1. Luas area ruangan
Sebagian besar ruangan kantor didesain sedemikian rupa sehingga mampu menampung banyak karyawan, jadi tidak banyak space kosong yang bisa digunakan untuk meletakkan hiasan-hiasan. Oleh sebab itulah dibutuhkan kejelian untuk menentukan seberapa besar furniture yang akan digunakan untuk mengisi ruangan. Pertama anda dapat membagi ruangan tersebut secara proporsional, untuk area meja, area berkas dan juga area terbuka yang digunakan untuk tempat berlalu lalang.

2. Partisi ruangan
Beberapa kantor menggunakan partisi untuk memisahkan area kerja dalam satu ruangan yang besar. Walaupun sebenarnya penggunaan partisi tersebut akan menimbulkan kesan ruangan yang sempit dan terbatas. 

3. Warna dinding
Untuk menimbulkan kesan modern, anda dapat menggunakan warna yang berbeda-beda untuk setiap area di kantor. Misalnya ruangan administrasi warna biru, ruangan finansial warna hijau, pantry warna coklat dan lain sebagainya.