Xiaomi Black Shark vs Asus ROG Phone: Mana yang Terbaik?



Adolesensi - Gamers pasti udah tau kalo dunia smartphone gaming sekarang ini lagi rame karena kedatangan Xiaomi Black Shark dan Asus ROG Phone. 

Black Shark udah dirilis duluan sekitar bulan April 2018, sedangkan ROG Phone, baru-baru ini dishare ke publik Taiwan bulan Juni 2018. 

Ngeliat timeline rilisnya yang deket banget, nggak heran kalo dua smartphone gaming ini sering dibanding-bandingin. Karena harganya cukup mahal, pastinya orang nggak mau rugi dan sampe salah milih smartphone gaming. 

Kalo Xiaomi Black Shark udah masuk ke pasar Indonesia. Di merchant online Lazada, Bukalapak, dan Tokopedia, banyak seller yang udah ngejual Black Shark dengan kisaran harga pasar mulai Rp 8 juta sampe Rp 10 jutaan. Sayangnya, Asus ROG Phone belum. Jadi buat yang udah siap-siap bujet mau ambil cicilan hp ROG Phone, mesti sabar dulu, karena belum ada informasi resmi soal kapan ROG Phone bakal masuk pasar Indonesia. 

Sama-sama diklaim berspesifikasi gahar, terus mana yang terbaik antara Xiaomi Black Shark dan Asus ROG Phone?

Spesifikasi Black Shark vs Asus ROG Phone

Untuk Black Shark, Xiaomi menggunakan hardware termutakhir, mulai dari prosesor octa-core berkecepatan 2,8 GHz  dengan chipset Qualcomm Snapdragon 845, pilihan RAM 6 GB/64GB dan 8 GB/128 GB.  dengan memori 64 GB dan RAM 8 GB dengan memori internal 128 GB, dan OS Android Oreo 8.0, Untuk UI atau User Interface, Black Shark menggunakan JOY UI yang kurang lebih sama dengan MIUI. 

Gimana dengan ROG Phone? Bisa dibilang spesifikasi Asus ROG Phone sama kuatnya dengan Black Shark. Untuk bagian “otak”, Asus menggunakan prosesor octa-core dengan kecepatan 2,96 GHz (lebih tinggi dari Black Shark), prosesor seri terbaru dari Qualcomm: Snapdragon 845, RAM 8 GB dengan pilihan memori internal 128 GB/512 GB, dan OS Android Oreo 8.1. Untuk UI atau user Interface, Asus keluar dari zona nyamannya dengan ZEN UI. Kali ini di ROG Phone, Asus pake ROG UI gaming yang berbasis Android Oreo.  Dibanding Black Shark, kapasitas memori yang ada pada ROG Phone lebih “gila” karena pilhannya ada yang hampir setengah TB. 

Untuk urusan baterai, Baik Black Shark atau ROG Phone sama-sama dibekalin baterai berkapasitas 4.000 mAh tipe Li-Ion. Bedanya, baterai Black Shark masih pake teknologi Quick Charge 3 Plus, sedangkan ROG Phone lebih update: Quick Charge 20 W 4 Plus yang diklaim bisa ngisi daya hampir 50% dalam waktu 15 menit. 

Gimana dengan layarnya? dari segi ukuran, Black Shark dan ROG Phone punya ukuran yang beda tipis, masing-masing: 5,99 inci dan 6,0 inci. Keduanya juga punya layar full screen dengan rasio body to screen 18:9. Bedanya, layar Black Shark masih pake tipe IPS LCD sedangkan ROG Phone udah pake AMOLED. Layar ROG Phone juga udah dilindungi dengan teknologi Corning Gorila Glass dengan kecepatan refresh rate layar mencapai 90 Hz yang diklaim anti ngeblur! 

Desain Black Shark vs Asus ROG Phone

Black Shark punya tampilan desain yang nimbulin kesan tangguh dan kokoh, sementara ROG Phone lebih nonjolin aksen futuristik nan elegan. 

Ada dua pilihan warna untuk Xiaomi Black Shark: Sky Gray dan Polar Night Black. Dasarnya, Black Shark punya bodi berwarna gradasi hitam dan abu-abu, plus tambahan aksen hijau di bodi belakang dan bagian bingkai. Bodi belakangnya punya model berbentuk X yang tebal. Kemungkinan desain ini dibuat dengan tujuan kenyamanan pengguna saat menggenggam Black Shark untuk gaming. 

Sementara ROG Phone, lebih terlihat “nyeni” dengan material bodi berbingkai alumunium dan kaca berlapis metal solid. Bodi belakang ROG Phone nggak punya aksen tekstur timbul yang mendominasi bodi kayak di Black Shark. Selain kamera utama dan sensor fingerprint, di bagian belakang juga ada lubang sirkulasi udara untuk menjaga kestabilan suhu ROG Phone saat dipake gaming. 

Sebagai “pride” dari smartphone gaming, logo juga jadi hal wajib yang ada di bodi belakang Black Shark dan ROG Phone. Logo ini sama-sama bisa nyala, bedanya pada ROG Phone, pilihan warna lampunya bisa diganti-ganti dan juga bisa digunain sebagai notifikasi. 

Kamera Black Shark vs ROG Phone

Nggak ada yang begitu istimewa dari spesifikasi kamera Black Shark dan ROG Phone selain teknologi dual kamera. Tapi, dari sektor ini, Black Shark bisa dibilang lebih unggul. Kamera belakangnya punya dua lensa ganda masing-masing beresolusi 12 MP dan 20 MP dengan lensa aperture f/1.75, plus fitur LED Flash. Sementara kamera depannya punya resolusi 20 MP dengan lensa f/2.2. Kalo Asus ROG Phone, dual kameranya masing-masing punya resolusi 12 MP + 8 MP, plus fitur PDAF dan LED Flash, sedangkan kamera depannya beresolusi 8 MP. 

Teknologi Terbaru Black Shark vs ROG Phone

Sebagai smartphone gaming, Black Shark dan ROG Phone pastinya punya teknologi terbaru yang ditawarkan dan berbeda dengan smartphone biasanya. Yang paling umum adalah speaker stereo dan teknologi pendingin CPU, mengingat kinerja gaming bisa membuat smartphone jadi cepat panas. 

Keduanya sama-sama dibekalin dengan speaker stereo untuk mendukung pengalaman gaming yang lebih maksimal. Pada ROG Phone, speaker stereo ditaruh di bagian atas dan bawah, jadi bodi smartphone gaming ini agak lebih tebal sedikit di atas dan di bawahnya. 

Black Shark punya sistem pendingin cair atau liquid cooling yang berfungsi untuk menurunkan suhu CPU sampe 8 derajat celcius. Sistem pendingin ini udah disetting langsung ke dalam Black Shark, jadi bukan berupa aksesori tambahan. 

Kalo ROG Phone, sistem pendinginnya dibuat berupa perangkat khusus terpisah bernama Aeroactive Cooler yang fungsinya kurang lebih sama dengan yang dipake Black Shark. Jadi perangkat ini bisa dipasang di bodi tengah ROG Phone saat gaming. 

Dari segi teknologi gaming, ROG Phone bisa dibilang lebih unggul dari Black Shark sebab Asus menyematkan tiga area sensor tekanan ultrasonik pada smartphone gaming pertamanya ini. Satu sensor berfungsi untuk menjalankan X-Mode dalam posisi portrait. Sementara dua sensor lainnya ditaruh di bagian samping kanan dan kiri smartphone yang berfungsi sebagai Airtriggers atau tombol virtual gaming ketika dipake dalam posisi lanskap. Kita bisa atur sendiri fungsi tombol virtual itu sesuai jenis yang game yang dimainkan. 

Aksesori Tambahan Black Shark vs ROG Phone

Kalo Black Shark cuma punya aksesori tambahan berupa gamepad yang dijual terpisah, Asus nampaknya mau manjain gamers pengguna ROG Phone dengan berbagai aksesori tambahan yang bikin betah ngegame lama-lama. Ada 4 aksesori tambahan pada Asus ROG Phone: 

● Aeroactive Cooler yang berfungsi sebagai pendingin dan pengatur suhu. 
● Twinview Dock, perangkat untuk mengubah ROG Phone jadi berbentuk mobile desktop kayak Nintendo DS. 
● WiGig Dock & Console Control, untuk membuat ROG Phone menjadi perangkat gaming ala laptop dengan dukungan wireless display.
● Connector tambahan USB C dan Jack Audio untuk ngecharge ROG Phone dalam posisi lanskap. 

Sama kayak Black Shark, akesoris tambahan pada ROG Phone ini juga kemungkinan bakal dijual terpisah. Jadi, kalo tertarik beli smartphone gaming, emang mesti siap-siap bujet banyak. 

Kisaran Harga Black Shark vs ROG Phone

Black Shark punya kisaran harga pasar mulai Rp 8 jutaan, sedangkan ROG Phone belum ada bocoran informasi harga. Isunya, karena termasuk smartphone high end, ROG Phone kemungkinan bakal dibanderol sekitar Rp 10 jutaan ke atas. Dengan berbagai kelebihan di atas, harga ROG Phone yang lebih mahal dibanding Black Shark bisa dibilang cukup wajar. 

Tapi, tenang aja, meski mahal, bukan berarti belinya harus tunai dan nguras tabungan. Hadirnya Black Shark di merchant online udah jadi salah satu kemudahan tersendiri buat dapet smartphone gaming dengan cara nyicil alias cicilan hp murah. Beberapa merchant online punya fasilitas cicilan hp tanpa dp untuk smartphone jenis apa pun termasuk Black Shark dan ROG Phone saat dirilis nanti. Yang nggak pake dp biasanya ngegunain kartu kredit atau cicilan hp tanpa kartu kredit lewat lembaga multifinansial, kayak Kredivo. 

Kredivo adalah yang paling pas buat dipake kredit tanpa kartu kredit smartphone gaming karena plafon kredit yang dikasih maksimal bisa sampe Rp 20 juta. Pilihan tenornya lumayan beragam mulai 3, 6, sampai 12 bulan, dengan suku bunga tetap per bulannya 2,95%, dan tanpa dp. Pilihan merchant untuk kredit hp pake Kredivo juga banyak, ada 200 lebih pilihan merchant online, mulai dari Bukalapak, Tokopedia, Lazada, Blibli, JD.id, Shopee, Bhinneka, Laku6, Sentra Ponsel, dan masih banyak lagi daftar lainnya. 

Gimana cara daftar Kredivo? Gampang kok, semua prosesnya online lewat aplikasi Kredivo. Yang penting sebelum daftar, pastiin kalo kita udah 18 tahun, punya penghasilan minimal Rp 3 juta per bulan, dan berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Denpasar, atau Medan. Tutorial daftar dan cicilan hp pake Kredivo selengkapnya bisa diklik di sini
Latest


EmoticonEmoticon